JAMBERITA.COM, KUALA TUNGKAL - Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tanjab Barat menemui Bupati Tanjab Barat membahas kesejahteraan nelayan.
Bahkan dalam kesempatan ini HNSI menyampaikan dukungannya kepada Saftial untuk maju pilgub 2020 mendatang.
Pertemuan Pengurus HNSI dengan Bupati Tanjung Jabung Barat DR. Ir. H. Safrial, Ms berlangsung di ruang rapat kerja Bupati. Ini dalam rangka membahas masalah perkembangan nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat baik mengenai kesejahtraan nelayan, kekurangan sarana prasarana penunjang kerja nelayan di kampung nelayan dan kelapa Gading, Kamis (23/5/19).
Bupati Tanjab Barat H. Safrial menyambut baik yang diusulkan HNSI DPD Tanjab Barat dan akan segera disusun hal hal yang berkaitan.
Untuk itu bupati akan melibatkan dinas OPD terkait lintas sektoral seperti perikanan, Dinas Lingkungan hidup, Perkim, Koperindag, PUPR guna menyerap aspirasi pemuda nelayan ini agar pada tahun 2020 bisa dianggarkan.
"Kampung nelayan nanti akan menjadi objek wisata dimana butuh pembenahan baik infrastruktur, keindahan, pemberdayaan ibu-ibu, dan pemberdayaan ibu-ibu kampong nelayan guna kesejahtraan mereka," ujar Bupati.
Plt Kadis DKP Tanjab Barat, H Erwin mengatakan sehubungan dengan hal tersebut nantinya dibutuhkan pelabuhan terpadu, tempat pembuangan atau pengolahan sampah, lampu penerangan yang memadai, pemberdayaan ibu-ibu nelayan.
"Kita tampung aspirasinya, kita akan rapatkan dengan intansi terkait lintas sektoral," katanya. "Insyha ALLAH di tahun depan pak bupati akan aggarkan kapal yang ukuran besar untuk mencari ikan di zona ekonomis, Kapal itu mungkin berukuran 60gt," lanjutnya.
Jumlahnya diperkirakan mencapai dua unit. Dan membuat pemadaman kebakaran layaknya alat sepmrot terapung.
Ketua DPD HNSI Tanjab Barat, Suprayogi Syaiful menyebutkan inti kedatangannya bersama rombongan untuk bertemu bupati selaku pemangku kebijakan seiring dan sejalan kami ingin membangun poros maritim dunia, salah satunya poros maritim di Tanjab Barat.
"Kita ingin membangun poros maritim dunia di Tanjab Barat, syaratnya nelayan harus sejahtera, infrstruktur harus tersedia dan pola pikir harus berubah," ungkapnya.
Dikatakannya pertemuan tersebut pun direspon baik Bupati dan membuka pintu selebar-lebarnya siap bekerjasama dan siap mengakomodir aspirasi kawan-kawan nelayan khususnya masalah bantuan pompong, Kapal dan alat tangkap.
Hadir juga Kadis perikanan. Dalam kesempatan Ia juga menyambut baik niat dan itikad dan akan menfasikitasi pertemuan tersebut.
"Hari ini kita melihat kampong nelayan harus diubah wajah kampong tersebut baik infrastruktur, penerangan dan kesejahtraan nelayan, alat tangkap, terminal terpadu, maupun kelompok pemberdayaan ibu-ibunya. Artinya tujuan dan visi misi kita sama dengan yang diinginkan pak bupati dan kita sama- sama bekerja sama mensejahterakan warga masyarakat kampung nelayan," katanya.
Yogi berharap campur tangan pemerintah dalam kesejahteraan nelayan. Lebih lanjut, HNSI mendukung Bupati Safrial memperjuangkan nelayan dari tingkat provinsi, artinya apabila ada niatan untuk menjadi gubernur.
"Kami mengharapkan bupati perhatikan kesejahteraan nelayan, bila perlu dari provinsi saat menjadi gubernur Jambi. Kami sangat mendukung penuh bapak bupati bila keinginan maju pilkada 2020 mendatang," ungkapnya.(*/sm)
Rapat Paripurna Keempat DPRD Tanjab Barat Sampaikan Rekomendasi Strategis
Wakil Ketua DPRD H. M. Sjafril Simamora Ikut Pantau Proses Assessment JPT Pratama Tanjab Barat
Bupati Anwar Sadat Pantau Uji Kompetensi JPT Pratama Pemkab Tanjabbar di LAN Jatinangor
Pererat Silaturahim, Kodim 0419/Tanjab Gelar Buka Puasa Bersama Yatim Piatu, Duafa dan Jurnalis
Satgas dan BPOM Jambi Sidak ke Pasar Bedug dan Tradisional Bungo Pastikan Makanan Aman Dikonsumsi
AA Dipolisikan, Komisi I: Aparat Hukum Tak Boleh Diam Periksa Pihak yang Diduga Terlibat


Genjot Kinerja Pembinaan Hukum, Kakanwil Jajaran Ikuti Arahan BPHN


